ASSALAMU ALAIKUM WAROHMATULLOHI WABAROKATUH

Jumat, 29 April 2011

* 7 point dzikir pembuka pintu rizki *

Ciptono Jatmiko Blimonomono ### 7 point dzikir pembuka pintu rezeki ###
*************************************
by::Catatan Harian-ku
*********************

1. Memperbanyak Membaca "La hawla Wala Quwwata Illa billah "

Barangsiapa yang lambat datang rezekinya hendaklah banyak mengucapkan "La hawla Wala Quwwata Illa billah

( HR. At Tabrani )


2. Membaca " La Ilaha Illallahul Malikul Haqqul Mubin"

Barangsiapa setiap hari membaca La ilaha illallahul malikul haqqul mubin maka bacaan itu akan menjadi keamanan dari kefakiran dan menjadi penenteram dari rasa takut dalam kubur (HR. Abu Nu' aim dan Ad Dailami).


3. Melanggengkan Ber-Istighfar

"Barangsiapa melanggengkan beristighfar niscaya Allah akan mengeluarkan dia dari segala kesusahan dan memberikan rezki dari arah yang tidak diduga-duga" ( HR. Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majjah )


4. Membaca Surat Al-Ikhlas

"Barangsiapa membaca Surat Al Ikhlas ketika masuk rumah maka berkah bacaan menghilangkan kefakiran dari penghuni rumah dan tetangganya ( HR. At Tabrani )


5. Membaca Surat Al-Waqiah

"Barangsiapa membaca surat Al Waqiah setiap malam, maka tidak akan ditimpa kesempitan hidup "(HR. Al-Baihaqi dalam Syu'ab Al Iman)


6. Memperbanyak Shalawat Atas Nabi

"Ubay Bin Ka'ab meriwayatkan , bila telah berlalu sepertiga malam, Rasulullah Salallahu'alaihiwassalam berdiri seraya bersabda : "Wahai Manusia Berdzikirlah Mengingat Allah, berdzikirlah mengingat Allah. Akan datang tiupan (sangkakala kiamat) pertama, kemudian diiringi tiupan kedua. Akan datang kematian dan segala kesulitan didalamnya"


7. Membaca Subhanallah wabihamdihi Subhanallahil adziim

dari setiap kalimat itu seorang malaikat yang bertasbih kepada Allah Ta'ala sampai hari kiamat yang pahala tasbihnya itu diberikan untukmu"(HR. Al-Mustagfiri dalam Ad-Da'awat)


Sumber : Ihya Ulumiddin - Imam AL GHAZALI

Rabu, 27 April 2011

* BAGIAN TUBUH YG PALING BRARTI *

SERIBU DOA UNTUK RACHMAT ~~~~ ***BAGIAN TUBUH YG PALING BERARTI***~~~~

Ibuku selalu bertanya padaku apa bagian tubuh yang paling penting. Bertahun-tahun, aku selalu menebak dengan jawaban yang aku anggap benar.

Ketika aku muda, aku pikir suara adalah yang paling penting bagi kita sebagai manusia, jadi aku jawab, "Telinga, Bu."Jawabnya, "Bukan. Banyak orang yang tuli. Tapi, teruslah memikirkannya dan aku menanyakanmu lagi nanti."

Beberapa tahun kemudian sebelum dia bertanya padaku lagi. Sejak jawaban pertama, kini aku yakin jawaban kali ini pasti benar. Jadi, kali ini aku memberitahukannya, "Bu, penglihatan sangat penting bagi semua orang, jadi pastilah mata kita."

Dia memandangku dan berkata, "Kamu belajar dengan cepat, tapi jawabanmu masih salah karena banyak orang yang buta."

Gagal lagi, aku meneruskan usahaku mencari jawaban baru dan dari tahun ke tahun, Ibu terus bertanya padaku beberapa kali dan jawaban dia selalu, "Bukan. Tapi, kamu makin pandai dari tahun ke tahun, anakku."

Akhirnya tahun lalu, kakekku meninggal. Semua keluarga sedih. Semua menangis. Bahkan, ayahku menangis. Aku sangat ingat itu karena itulah saat kedua kalinya aku melihatnya menangis. Ibuku memandangku ketika tiba giliranku untuk mengucapkan selamat tinggal pada kakek.

Dia bertanya padaku, "Apakah kamu sudah tahu apa bagian tubuh yang paling penting, sayang?"

Aku terkejut ketika Ibu bertanya pada saat seperti ini. Aku sering berpikir, ini hanyalah permainan antara Ibu dan aku.

Ibu melihat kebingungan di wajahku dan memberitahuku, "Pertanyaan ini penting. Ini akan menunjukkan padamu apakah kamu sudah benar-benar "hidup". Untuk semua bagian tubuh yang kamu beritahu padaku dulu, aku selalu berkata kamu salah dan aku telah memberitahukan kamu kenapa. Tapi, hari ini adalah hari di mana kamu harus belajar pelajaran yang
sangat penting."

Dia memandangku dengan wajah keibuan. Aku melihat matanya penuh dengan air mata. Dia berkata, "Sayangku, bagian tubuh yang paling penting adalah bahumu."

Aku bertanya, "Apakah karena fungsinya untuk menahan kepala?" Ibu membalas, "Bukan, tapi karena bahu dapat menahan kepala seorang teman atau orang yang kamu sayangi ketika mereka menangis. Kadang-kadang dalam hidup ini, semua orang perlu bahu untuk menangis. Aku cuma berharap, kamu punya cukup kasih sayang dan teman-teman agar kamu selalu punya bahu untuk menangis kapan pun kamu membutuhkannya."

Akhirnya, aku tahu, bagian tubuh yang paling penting adalah tidak menjadi orang yang mementingkan diri sendiri. Tapi, simpati terhadap penderitaan yang dialami oleh orang lain. Orang akan melupakan apa yang kamu katakan… Orang akan melupakan apa yang kamu lakukan… Tapi, orang TIDAK akan pernah lupa bagaimana kamu membuat mereka berarti.

Sabtu, 23 April 2011

Secuil Keju Penghalang Manisnya Ibadah

 Konon, Abu Yazid Al Bastomi adalah seorang ulama besar, beliau sudah beribadah selama bertahun-tahun kepada Allah SWT dengan segala macam formula ibadah, namun ternyata beliau merasa belum mendapatkan kenikmatan dari ibadahnya.
 
 Suatu hari beliau menemui ibunya dan mengeluhkan permasalahannya kepada sang ibunda, Abu yazid berkata :
 “Wahai ibunda ! saya beribadah selama bertahun-tahun, tapi sampai sekarang belum merasakan manisnya ibadah, tolong ingat-ingat ! apakah ibunda pernah memakan barang haram saat saya berada dalam kandungan atau ketika menyusui saya ?”. 
 
 Kemudian ibu beliau berfikir sejenak,lalu menjawab :
 “Wahai anakku ! saat kamu berada dalam kandungan, suatu ketika aku naik ke atas loteng,dan menemukan keju dibak cucian, aku sangat menginginkannya lalu aku memakan secuil dari keju itu tanpa seizin pemiliknya “. 
 


Secuil Keju Penghalang Manisnya Ibadah

Konon, Abu Yazid Al Bastomi adalah seorang ulama besar, beliau sudah beribadah selama bertahun-tahun kepada Allah SWT dengan segala macam formula ibadah, namun ternyata beliau merasa belum mendapatkan kenikmatan dari ibadahnya.

Suatu hari beliau menemui ibunya dan mengeluhkan permasalahannya kepada sang ibunda, Abu yazid berkata :
"Wahai ibunda ! saya beribadah selama bertahun-tahun, tapi sampai sekarang belum merasakan manisnya ibadah, tolong ingat-ingat ! apakah ibunda pernah memakan barang haram saat saya berada dalam kandungan atau ketika menyusui saya ?".

Kemudian ibu beliau berfikir sejenak,lalu menjawab :
"Wahai anakku ! saat kamu berada dalam kandungan, suatu ketika aku naik ke atas loteng,dan menemukan keju dibak cucian, aku sangat menginginkannya lalu aku memakan secuil dari keju itu tanpa seizin pemiliknya ".

Abu Yazid berkata :
"Wahai ibunda ! inilah satu-satunya hal yang mengganjal ibadah saya, carilah pemilik keju itu dan ceritakanlah semua ini kepadanya ! "
Lalu ibu beliau menemui pamilik keju itu serta menceritakanya, dan pemilik keju ahirnya mengihlaskan.

Setelah kejadian inilah Abu Yazid baru merasakan bagaimana manisnya ibadah.

Catatan hikmah.
Secuil barang haram yang termakan saat seseorang berada di kandungan ibunya ternyata dapat mempengaruhi kenikmatan ibadahnya, bagaimana jika barang haram tersebut dimakan langsung oleh yang bersangkutan ?
dan bagimana dengan ibadah serta ta'allum kita ?

Referensi: Annawadir lil qulyuby